didin's posts with tag: ade bayi
Sedang berselancar, menemukan artikel ini di blog nya unisa, subhanalloh, ingin melakukannya, tapi skr ade bayinya masih di dalam perut, jazakillah khoir ^_^ === Assalamualaikum Wah...dengar akhwat2 diskusi soal pendidikan anak di Jepang, saya jadi pengen nimbrung nih. Saya tinggal di Iran dan punya usia anak empat tahun. Sejak tiga bulan lalu, saya masukkan dia ke sekolah hafiz Quran untuk anak2. Setelah masuk..., wah ternyata unik banget metodenya. (Siapa tau bisa dijadikan masukan buat akhwat2 yg berkecimpung di bidang ini.) Anak-anak balita yang masuk ke sekolah ini (namanya Jamiatul Quran), tidak disuruh langsung ngapalin juz'amma, melainkan setiap kali datang, diperlihatkan gambar misalnya, gambar anak lagi cium tangan ibunya, (di rumah, anak disuruh mewarnai gambar itu), lalu guru cerita ttg gambar itu (jadi anak harus baik...dll). Kemudian, si guru ngajarin ayat "wabil waalidaini ihsaana / Al Isra:23" dengan menggunakan isyarat (kayak isyarat tuna rungu), misalnya, "walidaini", isyaratnya bikin kumis dan bikin kerudung di wajah (menggambarkan ibu dan ayah). Jadi, anak2 mengucapkan ayat itu sambil memperagakan makna ayat tersebut. Begitu seterusnya (satu pertemuan hanya satu atau dua ayat yg diajarkan). Hal ini dilakukan selama 4 sampai5 bulan. Setelah itu, mereka belajar membaca, dan baru kemudian mulai menghapal juz'amma. Suasana kelas juga semarak banget. Sejak anak masuk ke ruang kelas, sampai pulang, para guru mengobral pujian-pujian (sayang, cantik, manis, pintar...dll) dan pelukan atau ciuman. Tiap hari (sekolah ini hanya 3 kali seminggu) selalu ada saja hadiah yang dibagikan untuk anak-anak, mulai dari gambar tempel, pensil warna, mobil2an, dll. Habis baca doa, anak-anak diajak senam, baru mulai menghapal ayat. Itupun, sebelumnya guru mengajak ngobrol dan anak2 saling berebut memberikan pendapatnya. (Sayang anak saya krn masalah bahasa,cenderung diam, tapi dia menikmati kelasnya) Setelah berhasil menghapal satu ayat, anak-anak diajak melakukan berbagai permainan. Oya, para ibu juga duduk di kelas, bareng2 anak2nya. Kelas itu durasinya 90 menit . Hasilnya? Wah, bagus banget! Ketika melihat saya membuka keran air akan terlalu besar, anak saya akan nyeletuk, "Mama, itu israf (mubazir)!" (Soalnya,gurunya menerangkan makna surat Al A'raf :31 "kuluu washrabuu walaatushrifuu / makanlah dan minumlah, dan jangan israf / berlebih2an). Waktu dia lihat TV ada polisi ngejar2 penjahat, dia nyeletuk "Innal hasanaat tushrifna sayyiaat / Sesungguhnya kebaikan akan mengalahkan kejahatan" (Hud:114). Teman saya mengeluh (dengan nada bangga) bahwa tiap kali dia ngobrol dgn temannya ttg orang lain, anaknya akan nyeletuk "Mama, ghibah ya?" (soalnya, dia sudah belajar ayat "laa yaghtab ba'dhukum ba'dhaa" /Mujadalah:12). Anak saya (dan anak2 lain, sesuai penuturan ibu2 mereka), ketika sendirian, suka sekali mengulang2 ayat2 itu tanpa perlu disuruh. Ayat2 itu seolah-olah menjadi bagian dari diri mereka. Mereka sama sekali tidak disuruh pakai kerudung. Tapi, setelah diajarkan ayat ttg jilbab (An-Nur:31), mereka langsung minta sama ibunya untuk dipakaikan jilbab. Anak saya, ketika ingkar janji (misalnya, janji nggak main lama2, trus ternyata mainnya lama), saya ingatkan ayat "limaa taquuluu maa laa taf'alun" (As-Shaf:2)...dia langsung bilang "Nanti nggak gitu lagi Ma...!" Akibatnya, jika saya mengatakan sesuatu dan tidak saya tepati, ayat itu pula yang keluar dari mulutnya! Setelah tanya2 ke pihak sekolah, baru saya tahu bahwa metode seperti ini, tujuannya adalah untuk menimbulkan kecintaan anak2 kepada Al Quran. Anak2 balita itu di masa depan akan mempunyai kenangan indah ttg Al Quran. Saya pikir2 benar juga. Saya ingat, dulu waktu kecil pergi ke TPA (Taman Pendidkan Al Quran) di Indonesia, rasanya maless..banget (Kalo nggak dipaksa ortu, nggak jalan deh). Bagi saya, TPA identik dengan beban berat, PR yang banyak, hapalan bejibun, guru galak, dsb. Pernah saya dengar, di sekolah Kristen anak2 diberi hadiah dan dikatakan kepada mereka bahwa itu dari Yesus. Nah, kenapa kita tidak meniru cara ini agar anak2 merasa cinta kepada Allah dan Quran? Bagaimanapun, dunia anak2 adalah dunia materi. Mereka baru bisa mencerap hal2 yang nyata, seperti hadiah (dan belum paham, pahala itu apa). Para orangtua teman sekelas anak saya juga pada cerita bahwa anak2nya malah nangis kalau nggak diajak ke sekolah. Malah, buat anak saya, ancaman tidak diantar ke sekolah adalah ancaman paling ampuh, kalau dia nakal (dia akan langsung nangis, hehehe...mamanya nakal ya?). Metode pengajaran ayat Quran dengan menggunakan isyarat ini diciptakan oleh seorang ulama bernama Sayyid Thabathabai. Anak beliau yang pertama pada usia 5 tahun di bawah bimbingan beliau sendiri, sudah hapal seluruh juz Al Quran, berikut maknanya, hapal topik2nya (misalnya, ditanyakan, coba sebutkan ayat2 mana saja yg berbicara ttg akhlak kepada orangtua, dia akan menyebut, ayat ini..ini..ini..), dan mampu bercakap-cakap dengan bahasa Al Quran (misalnya ditanya; makanan favoritmu apa, dia akan menjawab "Kuluu mimma fil ardhi halaalan thayyibaa"(Al Baqarah:168). Anak kedua juga memiliki kemampuan sama, tapi sedikit lebih lambat, mungkin usia 6 atau 7 tahun. Keberhasilan anak2 Sayyid Thabathabi itu benar-benar fenomenal (bahkan anak pertamanya diberi gelar Doktor Honoris Causa di bidang Ulumul Quran oleh sebuah universitas di Inggris), sehingga sejak itu, gerakan menghapal Quran untuk anak-anak kecil benar2 digalakkan di Iran. Setiap anak penghapal Quran dihadiahi pergi haji bersama orangtuanya oleh negara dan setiap tahunnya ratusan anak kecil di bawah usia 10 tahun berhasil menghapal Al Quran (jumlah ini lebih banyak kalau dihitung juga dengan anak lulusan dari sekolah2 lain). Salah satu tujuan Iran dalam hal ini (kata salah seorang guru) adalah untuk menepis isu-isu dari musuh-musuh Islam yang ingin memecah-belah umat muslim, yang menyatakan bahwa Quran-nya orang Iran itu beda / lain daripada yg lain). Saya pernah diskusi dgn teman saya dosen ITB, dia mengatakan bahwa metode seperti itu merangsang kecerdasan anak karena secara bersamaan anak akan melihat gambar, mendengar suara, melakukan gerakan-gerakan yang selaras dengan ucapan verbal, dll. Sebaliknya, menghapal secara membabi-buta, malah akan membuntukan otak anak. Selain itu, menurut guru di Jamiatul Quran ini, pengalaman menunjukkan bahwa anak-anak yang menghapal Quran dengan melalui proses isyarat ini (jadi mulai sejak balita sudah masuk ke sekolah itu) lebih berhasil dibandingkan anak-anak yang masuk ke sana ketika usia SD. Selain itu, menghapal Al Quran lengkap dengan pemahaman atas artinya jauh lebih bagus dan awet (nggak cepat lupa) bila dibandingkan dengan hapal mulut. Nah...segitu dulu pengalaman saya. Mudah2an ada manfaatnya. Wassalam.
Minggu #26- Untuk mendukung perkembangan tubuh, tulang belakang semakin kuat dan fleksibel. Meskipun tidak lebih dari telapak tangan orang dewasa, tulang belakang sekarang terbangun dari 150 sendi, 33 cincin dan 1000an ligamen
- kantong udara terbentuk di paru-paru
- paru-paru mulai mengsekresi substansi yang berminyak disebut surfactant. Tanpa surfactant paru-paru janin akan saling menempel dan tidak dapat berkembang setelah lahir
- Mata bayi mulai membuka dan berkedip
- Retina mulai terbentuk
- Bagian otak untuk pendengaran dan penglihatan mulai dapat mendeteksi suara
- Otak janin menunjukkan respon terhadap sentuhan
Minggu #27- Otak janin terus berkembang. Jangan lupa untuk merangsangnya dengan pembicaraan, bacaan Al-Qur'an, musik
- Respon terhadap suara berkembang lebih konsisten hingga akhir bulan ke tujuh ketika jaringan syaraf telinga lengkap. Pendengaran janin terus berkembang dan mulai dapat mengenali suara ibu ataupun bapak
- Paru-paru terus berkembang dan bersiap untuk melakukan fungsi di luar rahim
- Janin melakukan pernafasan kecil walaupun bernafas dalam air, bukan udara yang merupakan latihan bagus untuk persiapan pernafasan di luar rahim
- Kelopak mata lebih membuka, janin dapat membedakan terang dan gelap
- Retina telah terbentuk
- Panjang bayi kurang lebih 36.6 cm dan berat 875 gram
Struktur tulang belakang mulai terbentuk, tulang sendi, ligamen, dan tulang cincin yang akan melindungi semua syaraf penting tulang belakang yang berfungsi sebagai penyampai informasi untuk tubuh bayi- Pembuluh darah paru-paru terbentuk
- Cuping hidung janin mulai membuka. Studi di Belfast menyimpulkan pada tahap ini janin memiliki kemampuan indera penciuman
- Syaraf sekitar mulut dan bibir lebih sensitif, yang akang berguna untuk penghisapan makanan nantinya
- Refleks menelan terbentuk
- Ketangkasan janin semakin berkembang dan membaik. Janin dapat melakukan kepalan tangan dan menggenggam objek yang berada di telapak tangannya.
- Panjang janin sekitar 34.6 cm dan beratnya 660 gram
 - Tubuh janin semakin berisi dan semakin terlihat seperti bayi yang lahir nanti
- Indra pengecap mulai terbentuk. Jika ibu minum sesuatu yang terasa aneh atau pahit, janin menunjukkan ketidaksukaannya
- Lipatan kecil dapat dilakukan telapak tangannya. Koordinasi otot tangan semakin membaik ketika janin melakukan gerakan menghisap jempolnya
- Lebih dari tujuh hari setelah ini kelenjar keringat akan terbentuk pada kulit
- Paru-paru janin berkembang dengan terbentuknya cabang-cabang pohon pernapasan dan sel-sel yang memproduksi surfactant yaitu substansi yang membantu pundi-pundi udara memompa dengan mudah
- Sampai di minggu ini janin dikatakan memenuhi standar dasar untuk hidup
- Berat janin mencapai 600 gram dan panjang 30 cm
- Proporsi tubuh janin hampir serupa dengan proporsi tubuh waktu dilahirkan nanti meskipun lebih tipis karena belum mulai terbentuk lemak tubuh.
- Tulang pada telinga bagian tengah mulai mengeras
- Bayi dapat mendengar. Suara bariton ayah --meski lemah-- lebih terdengar oleh janin dibanding suara ibu/wanita.
- Mata terbentuk meskipun iris masih kurang berpigmen
- Pankreas yang penting untuk pembentukan hormon berkembang pesat, dan mulai memproduksi insulin yang penting untuk menguraikan gula
- Jika janin terlahir prematur sekarang, bayi memiliki 15% harapan hidup.
- Berat bayi rata-rata 501 gram dan panjang 28,9 cm
 - Bayi sekarang dapat mendengar pembicaraan ibunya lebih jelas dari sebelumnya. Ketika ibu berbicara, membaca atau menyanyi, ajak bayi untuk turut serta. Penelitian menemukan bahwa bayi baru lahir dapat mengisap dengan penuh semangat ketika mendengar bacaan atau bunyi yang sering didengarnya ketika dalam rahim
- Kelopak mata dan alis telah terbentuk sempurna
- Kuku jari telah tumbuh di semua jari
- Bersiaplah untuk semua pertanyaan "Kenapa", otak bayi telah memasuki pertumbuhan yang amat cepat, khususnya pada bagian germinal matrix. Struktur ini berada dalam di tengah-tengah otak yang berfungsi seperti pabrik untuk sel-sel otak dan menghilang sesaat sebelum kelahiran. Tetapi program pertumbuhan otak terus berlanjut sampai sekitar usia lima tahun.
- Dengan bantuan ibu, hati bayi mulai menghasilkan bilirubin, substansi yang dihasilkan sel darah merah
- Jika janin laki-laki, testis mulai turun ke skortum
- Sperma primitif telah terbentuk dan menghasilkan testosteron
- Panjang janin 27,8 cm dan beratnya hampir mencapai 430 gram
Seharian ini mendung terus, kalau ga mendung, hujannya yang turun :) Hati kok ikut-ikutan mendung ya, kalau ga mendung, dari semalam tadi hujan air mata
Minggu #19-20
Seharian kemarin bolak-balik kemana-mana, jalannya juga terpaksa cepet-cepet, nanjak ngejar waktu. Ah, dasar sukanya menyangkal keadaan, ibu selalu tidak ingin menjadikan kehamilan sebagai excuse. Tetapi rupanya inilah sunatulloh.. wahnan 'alaa wahnin...
Menginjak bulan ke lima ini, perut mulai sedikit menggunung nih, kalau bulan-bulan sebelumnya nyaris belum terlihat hamil. Sekarang energi kayak gampang terkuras...
Setelah sepagian banyak jalan, sore hingga jam 12 malam kurang nyaris duduk terus di depan komputer. Laptop yang berada di meja rendah, menyebabkan duduk dengan kaki ditekuk, dan --sebenarnya-- perut sedikit tertekan :( [apa ibu sudah mendholimimu nak? ]
Setelah cukup --sangat-- lelah, melangkah juga ke tempat tidur. Dan terjadilah, nyeri yang kedua kali, kalau dulu pernah di bagian perut kiri atas (bukan daerah rahim), sekarang di perut kanan bawah. Nyeri seperti ketarik-tarik, khawatir karena ini daerah rahim. Ibu berusaha mengingat apa saja yang telah dimakan hari ini, sepertinya tidak ada yang aneh, pagi ibu beli bubur, siang dan sore makan nasi dengan tumis kangkung yang ibu oseng agak pedes sedikit, habis maghrib ibu bikin goreng ubi. Berarti mungkin ini kecapekan, seperti yang seorang ummahat pernah bilang, klo kecapekan memang bisa nyeri.
Alloh, pulsa habis, ga ada telpon lokal, sore tadi nyari pulsa di tetangga tutup. Beginilah kerasanya kalau di rumah sendirian, tengah malam, tanpa alat komunikasi sungguh kerasa sulitnya. [yang, ade membutuhkanmu, tapi gimana... semoga sebenarnya kita sedang bersabar...]
Apa daya, menangis dan memohon pertolongan-Nya, Alloh, ibu kerasa tak punya daya. Mohon diselamatkan dan dijaga ade bayi, diberinya kehidupan dan kemulyaan ibadurrahman dalam hidupnya. Mohon ampun atas dosa-dosa hamba.
Alhamdulillah, nyerinya tak berlangsung lama, ibu bisa tidur juga. Dan rupanya hari ini memang mendung terus. Pagi-pagi dapat asignment tugas, yang mengharuskan seharian ini duduk terus di depan komputer ^_^ Padahal ibu pengen jalan kaki sebagai kompensasi kebanyakan duduk kemarin.
Duh meni mendung, menerima perkataan2 yang tidak ingin ibu dengar :) sudahlah, ade bayi diajar sabar.... semoga ga jadi terlalu melo ya nanti ade bayi :) tapi malah jadi sabar dan kuat seperti nabi Ismail. Kalau sering ditinggal suami begini, jadi mengibarat2kan diri kayak Ibunda Hajar dan Nabi Ismail yang ditinggal sendirian ^_^ [ga level banged :D]
Alloh, bermohon jadikan dia ibadurrahman, jauhkan dari perbuatan maksiat, hiasi hidupnya dengan kejujuran, ilmu, berlaku lembut dan adil...
Ibu akan berusaha sabar nak.. bantu ibu...
[Nak, bolehkah ibu bernazar menyerahkanmu mengabdi pada Alloh nanti? sanggupkah ibu? ]
 | Kemasan | Feb 14, '07 11:43 AM for everyone |
[Pindahan 10 Desember 2006]
Perubahan
fisiologis di trimester pertama, mau tidak mau memang begitu adanya.
Gampang capek, mual, pusing, sensi dan pengen tidur aja. Kadang
timbul godaan mengutuki pekerjaan dan kegiatan-kegiatan yang seolah ga
ada habisnya, dari mengurus diri sendiri sampai mengurusi kepentingan
orang lain (iya gitu, sok banget :D) Kadang juga menyampaikan
diri di titik sebelum putus asa, ya memang harus dijalani, mau gimana
lagi (please deh, lain kali bikin niat yang lebih bermakna, masak
begini-begini aja, terjaga dong dengan misi hidup :D) Jadilah
segalanya diusahakan normal, live your lifely life! menuju garis
itulah. Masak mau menjadikan ade bayi alasan bermalas-malasan (takut
nanti dianya males beneran, gawat!) Sampai di pertemuan dengan teman-teman "Loh kok kamu seger-seger aja?" Pengennya sih jawab: wah kata siapa begini begini begini.... Tapi akhirnya alhamdulillah, alhamdulillah kalau kemasannya tidak menyebarkan energi buruk buat sekitarnya. Kalau
sudah begitu, isinya jangan dibusukkan, perbaiki saja niat, bayangkan
ade bayi yang akan hadir kelak, penuhi saja dengan harapan-harapan
positif. Melangkah saja sampai kaki dan tangan tidak sanggup bergerak. Intinya mah lagi-lagi banyak bersyukur, berpikir positif dan bergeraklah karena diam itu mematikan.
[Pindahan 8 Desember 2006]
Prestasi buruk! Minggu-minggu
tanpa minum susu, ade bayi sensi sekali sama dapur, mual klo nyampe
dapur, segala peralatan susu, menghangatkan air ada di dapur, naik
turun tangga.. astaghfirullohal'adhiiim.. malah alesannya ade bayi.. Minggu-minggu yg diisi dengan sekali qiyamul lail, bagaimana mungkin membangun kekuatan seperti ini. Minggu-minggu cengeng, dg banyak meratapi diri, menuruti prasangka kesendirian astaghfirullohal'adhiimm... minggu-minggu lemah dah semakin lemah. minggu perlu pertolongan
[Pindahan 24 November 2006]
Alhamdulillah, ibu tadi bawa ade bayi ke RS.Emma. Dokternya 'sealiran' lah sama ibu :D dr.Surjati Gartini, SpOG. Tekanan
darah (TD) ibu 90/60, normal rendah ya, TD ibu tidak boleh lebih rendah
lagi dari itu. Karena di tensi terdahulu(1 Nov '06) TD nya segitu, jadi
tidak masalah, karena ibu juga tidak banyak keluhan. Tadi ibu
lihat ade bayi di USG, satu janin, detak jantungnya terlihat, sayang ya
abah ga bisa lihat. Ibu menanyakan apakah ade bayi berada di tempat
yang tepat (rahim), Alhamdulillah, ade bayi tidak diluar itu. Apakah
rahim ibu ada masalah? Alhamdulillah sampai saat ini baik-baik saja. Ade bayi 77 milimeter, diperkirakan 7-8 minggu. Teruslah bertumbuh sayang.... Subhanalloh,
amazing experience buat ibu... sampai pas makan gudeg di warung air
mata netes terus nih, sambil berjuta harap kepada Alloh untuk ade bayi. Ibu
membawa suplemen prenatal complex yang biasa ibu konsumsi untuk ade
bayi, ibu ingin memastikan it's oke for u my beloved baby. ya..ya..
dr.surjati tipe dokter asyik, she said, suplemen lengkap tsb cukup
untuk kebutuhan asam folat dll ade, kalau ibu mau tambahkan susu juga
ok, kalau tidak jg sudah cukup. Ibu boleh makan apa aja yg ibu
suka, tidak ada pantangan. Ibu cerita kalau ibu pernah bawa ade keluar
kota, kata dokter tidak apa2 asal jangan berlebihan, toh ibu akan
berhenti sendiri kalau kecapekan. gitu deh... Ibu bilang ke
dokter, ibu ingin melahirkan normal, menyusui dan jarak kehamilan kedua
tidak terlalu jauh, so please help me dokter :D Ingin lekas hamil lagi?
oke, begitu kata dokter :D Sebulan lagi, tanggal 22 desember ibu ke dokter lagi. Bantu ibu ya nak, bertumbuhlah dengan sehat, selamat, cerdas dan sholeh. Berjuta harap pada-Mu ya Robb, jadikan dia ibadurrahman....
[Pindahan 22 November 2006]
Rencananya
hari ini ke dokter, sayangnya kondisi fisik yang lemas dari pagi, suhu
badan panas, entah panas karena bandung yang semakin panas (sampai PR
membuat laporan khusus), atau lantai 2 rumah yang panas, atau ada
penyebab patologis yang menyebabkan panas, sehingga migrain pun susah
dihindari. Seharian ini jadi tidak produktif, menghabiskan waktu
di tempat tidur, karena bertekad tidak memakai obat-obatan. Kelelahan
fisik membuat psikis menjadi terpengaruh, bad mood. One for
sure, harus bisa mengatasi keadaan ini, pikirkanlah tentang ade bayi,
pikirkanlah tentang bayi lucu yang akan dilahirkan nanti.
 | Sebulan | Feb 14, '07 11:29 AM for everyone |
[Pindahan 19 November 2006]
Dalam
pernikahan kami, tidak dimaksudkan acara tunda menunda mempunyai
momongan. Dalam bulan-bulan penantian, kesadaran bahwa anak adalah
hak-Nya semata semakin terasa, meski tentu saja tak henti kami berdoa
dan berusaha. Deg-degan setiap siklus bulanan, berharap tidak terjadi :) Alhamdulillah,
di bulan kelima pernikahan kami, tanda-tanda tersebut mulai nyata.
Siklus bulanan yang selalu teratur, agak meleset di bulan november, ada
feeling untuk melakukan test pack. Alhamdulillah, hasilnya positif... Ke
dokter kandungan sangat awal, 1 November tepatnya, jadinya sangat tidak
terdeteksi. Menurut perkiraan --sementara ini saya-- ade bayi berusia
empat minggu atau lima minggu. Sekarang tambah satu lagi amanah, bantu
ibu ya nak, untuk menjadikan setiap detiknya semakin berkualitas. Ada
bahagia, ada syukur, deg-degan, sedikit bingung, dan juga sedikit sesal
merasa seharusnya lebih baik dalam mempersiapkan diri, terutama
ruhiyahnya. Emosi ade bayi akan equal dg ibu, maka mau tidak mau ibu
harus sangat menata diri. Ibu masuk dalam masa training intensif. Ibu
ingin berusaha optimal, ingin menunaikan tanggung jawab. Punya harapan
besar kpd Alloh, menjadikanmu hamba-Nya sebenar-benar hamba.
Ibadurrahman yang mencintai-Nya dan dicintai oleh-Nya. Niat
kokoh diawal, dan membutuhkan pembuktian amal, ini yang sulit. Di
masa-masa ini ibu sedang melawan rasa malas, terutama malas makan krn
mual yang sensitif. Ibu harus pintar-pintar mensubtitusi makanan. Ibu
tidak mau takluk dan membiarkanmu kelaparan nak, abah juga suka
ngingetin kan :D Ibu juga harus menata hati kekangenan pada
abah, biar ga terlarut emosi dan jadi tidak produktif. Ibu pernah kesel
sama abah, ade bayi jadi marah ya mengkontraksi ibu :D Ibu
juga pernah membawa ade bolak-balik ke jakarta, dua kali di masa awal
kehamilan ini. Khawatir juga, tapi ibu terpaksa, karena tugas yang
sulit digantikan orang lain. InsyaAlloh ibu tidak mengada-ada dan ingin
lebih berhati-hati. Ibu berterimakasih ade bayi sangat membantu
ibu, tidak rewel kalau ibu kerja. Tapi ade bayi agak ga suka di dapur
ya, kan ibu suka masak, jadi sering beberes dapur, skr ibu jadi
mual-mual. Ibu harus lebih banyak menambah ibadah, sholat
diperbanyak, qiyamul lail lebih sering, tilawah lebih intens, ingetin
ibu selalu ya... Alloh, jadikanlah dia hamba-Mu yang benar-benar menghamba, mengabdi dg kerendahan hati, dengan ilmu dan taat. Alloh limpahkanlah berkah keshalihan, kesehatan jasad dan ruhiyah, kefahaman ilmu dan kedalaman hikmah. Amiin..amiin..amiin...
 | Nutrisi | Feb 14, '07 11:27 AM for everyone |
Sumber
Kalsium: tempe, tahu, susu, keju, sereal, teri maupun udang kering,
kacang-kacangan berikut hasil olahannya, ataupun sayuran yang berdaun
hijau Sumber asam folat: bayam, kembang kol dan brokoli. Pada
buah-buahan, asam folat banyak terdapat pada jeruk, pisang, wortel dan
tomat Sumber Zat besi: bayam, kangkung, daun singkong, daun pepaya, daging dan hati. Tidak boleh telor, daging apapun yg setengah matang Susu dg DHA, Kolin, Kalsium dll: yang telah bersertifikasi halal dan intuisi suka-suka saya pilih Prenagen No processing foods, no drugs
| |